Menu

Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Root Android

Android-Open_v2

Pengertian

Root pada handphone handphone smartphone Android berfungsi untuk memberikan hak SuperUser (atau biasa di singkat SU) atau hak penuh kepada pengguna untuk “membuka pintu” dan masuk ke sistem Android (pada Windows sama dengan hak administrator). Bisa menginstall aplikasi market smartphone android lainnya. Mengapa developer atau pengembang Android tidak memberikan akses Root sejak awal? Tentu saja untuk melindungi sistem operasi itu sendiri dari pengguna (terutama yang newbie seperti saya) dari kesalahan jika pengguna dengan sengaja atau tidak telah mengubah, mengedit, ataupun menghapus file system yang dapat menyebabkan kinerja device tidak berjalan semestinya atau bahkan brick. Dan pengguna yang sudah root biasanya ada program yang bernama SuperUser. Jadi, Anda bisa tahu apakah HH Anda sudah root atau belum saat membelinya.

Kelebihan dan Kekurangan Root

Sebelum root android anda, saya akan jelaskan beberapa informasi yang perlu anda ketahui sebelum root. Sehingga anda siap dengan konsekuensi saat setelah root dan mengetahui apa sih manfaat root.

Nah setelah anda membaca seluruh artikel ini, anda bisa lanjut untuk cara root android di artikel berikut:

  1. Cara Root Android Tanpa Komputer
  2. Cara Root Android Dengan Komputer

Kekurangan

Menghilangkan Garansi Device (Tapi sudah ditemukan cara yang paling aman untuk beberapa ponsel)

Mengapa demikian? seperti di jelaskan di atas, Root pada Android adalah untuk “membuka pintu” ke dalam sistem Android. Biasanya untuk membuka pintu atau membongkar (sebuah hardware) kita perlu “membuka segel” pada hardware tersebut. Jadi jika device Android telah melalui proses Root, itu dapat disama artikan pengguna dianggap telah membuka “segel” dari sistem dimana “segel” yang utuh diperlukan untuk klaim garansi. Namun pengguna tak perlu khawatir, karena device Android yang telah melalui proses Rooting dapat di kembalikan ke keadaan semula (Unroot). Dan yang terbaru, sudah bisa rooting tanpa harus kehilangan garansi, yaitu rooting tanpa unlock bootloader namun cara yang ini lebih rumit karena perlu ketelitian dalam membaca tutor.

Pada umumnya rooting yang sering membatalkan garansi adalah ponsel bermerek Sony karena melalui unlock bootloader, dan yang dapat dikembalikan agar dapat garansi tidak semua jenis Sony telah memilikinya. Coba saja anda search google dengan keyword “[jenis ponsel] easyroot
framaroot no unlock root”, jika telah support dengan ponsel anda, maka selamat!

• Tips: Jika ingin membawa device ke service center, selain Unroot sebaiknya dilakukan juga factory reset untuk menghilangkan data dan jangan lupa pasang muka polos seakan ga punya dosa untuk meyakinkaan pihak service center. :p

Rentan terhadap Virus ataupun Malware

Menurut hasil survei salah satu AntiVirus terkemuka, device Android yang telah memalui proses Root lebih mudah dan rentan terhadap Virus ataupun malware berbahaya. Namun hal ini masih menjadi pedebatan akan kebenarannya. Namun sepanjang Saya pakai Android, kemungkinannya sangat sangat terlalu kecil, yang penting Anda jangan install apk atau program yang developer-nya belum begitu banyak testimoni good reputation.

Kelebihan

  1. Yang pasti dapat menginstal Aplikasi yang membutuhkan akses Root.
  2. Performa HH bisa lebih baik.
    Karena setelah rooting yang biasa dibutuhkan oleh seorang user karena masalah memori internal yang penuh. Nah, dengan rooting Anda bisa install apk untuk link apk internal only pindah ke SD card. Tapi dengan syarat SD Card perlu dipartisi menjadi dua layaknya Harddisk
  3. RAM lega.
    Beberapa apk untuk pelega RAM seperti Gemini App Manager, RAM EXPANDER, dan SWAP yang lainnya perlu akses SuperUser atau bisa disebut juga Root.
  4. GANTI ROM.
    ROM adalah sejenis OS yang udah kena mod. Yang pasti ini lebih membuat Anda sangat ingin root. Namun tidak semua ROM bisa untuk HH Anda karena ada beberapa ROM perlu Unlock BL tapi juga ada yang cukup Locked BL(Penjelasan tentang BL ada di post selanjutnya)
Kesimpulan
 
ROOT AJA!!
Terimakasih telah membaca artikel ini, jika ingin mengcopy paste artikel ini diharapkan untuk selalu memberi sumber referensi ke Situs Teknologi. Karena berbagi yang baik adalah yang selalu menghargai pemilik aslinya. Terimakasih.

ATecMind – www.atecmind.com