Menu

Cara Mempercepat Loading Blog Situs Standar GTMetrix

Kecepatan akses adalah kebutuhan dan syarat mutlak untuk setiap pengguna internet, kemampuan bandwith internet untuk membuka sebuah page situs, lama loading page dari situs internet. Semua itu akan berujung pada kenyamanan pengguna?

Jelas, semakin baik anda bisa mengakses situs dengan lebih cepat, semakin nyaman anda dalam berjelajah di internet. Maka anda akan betah dan makin lama dalam bermain Internet. Coba saja jika kalian internetan namun kecepatan data yang didapat sangat lambat, untuk membuka halaman pencarian google saja butuh waktu lama. Apakah anda akan betah? Saya jamin anda langsung tutup itu browser dan melupakan keinginan anda untuk berjelajah di Internet, kecuali kalian lagi ujian dan kepepet kudu buka Google. ūüėÄ

Di atas itu dari sisi pengguna, bagaimana untuk sisi penyedia situs?
Kita membuat situs dan berharap ada pengunjung datang, maka syarat yang paling utama adalah layanan. Kecepatan akses situs kita adalah bagian dari layanan yang paling utama.

PageSpeedGTMetrix-Page-InfoSitus yang kita sediakan haruslah bisa dimuat oleh pengguna dengan cepat dan mudah, harus ringan, dan memiliki respon server yang baik. Yang berarti, situs kita tidak boleh terlalu berat ukurannya, server kita harus yang terbaik yang memiliki kapasistas bandwith untuk menerima pengunjung yang banyak, respon dari server yang kita sediakan haruslah cepat, jika lambat respon maka pengunjung akan kabur. Sama halnya dengan syarat yang lain, jika tidak terpenuhi maka pengunjung kita tidak akan betah dan akan kabur sebelum masuk ke situs kita.

Dari pengunjung saja sudah kabur, bagaimana nanti SEO kita? Pastinya juga ikut kabur. ūüėÄ

Lalu bagaimanakah cara agar bisa mempercepat loading blog kita sehingga pengunjung betah dan SEO bisa lebih baik? Untuk mempercepat loading situs kita banyaklah langkah yang harus dilalui untuk mendapatkan kecepatan dan skor terbaik dalam penilaian PageSpeed dan GTMetrix. Yuk bareng-bareng kita lakukan langkah mempercepat loading website kita.

Nah berikut akan saya beberkan beberapa cara meningkatkan kecepatan situs kita berdasarkan penilaian dari GT Metrix yaitu di sisi PageSpeed Score dan YSlow. Target postingan kita adalah skor GT Metrix untuk PageSpeed adalah A.

Daftar untuk meningkatkan kinerja situs kita agar lebih cepat diakses adalah sebagai berikut:

  1. Lakukan kompresi file.
  2. Lakukan defer parsing javascript.
  3. Lakukan kompresi gambar.
  4. Aktifkan Caching.
  5. Optimasi Database WordPress anda.

Melakukan Kompresi File

Kompresi secara sederhana yaitu untuk memadaptkan suatu file yang loosy menjadi lebih padat sehingga akan direkatkan oleh wadah yang biasa disebut ZIP. Maka dari itu, umumnya ketika kita melakukan kompresi file di komputer pastilah ukuran file tersebut akan lebih kecil atau sama saja, itu juga tergantung dari konfigurasi saat melakukan kompresi file, apakah hanya mewadahi rapat-rapat atau juga memadatkan file.

Jika file telah dikompresi pastinya file tersebut akan lebih mudah untuk diakses seperti di-copy, dipindahkan, ditransfer dan macam lainnya. Karena file tersebut sudah dipadatkan menjadi satu file saja dan dengan ukuran yang lebih ringan.

Nah dari prinsip inilah maka fungsi kompresi untuk website atau blog, terutama dalam bahasan ini adalah WordPress, maka langkah ini adalah sebuat langkah yang penting untuk mengurangi loading situs anda agar lebih cepat.

Sekarang silahkan anda buka

http://checkgzipcompression.com/

Guna situs tersebut adalah untuk melakukan check apakah server anda sudah diaktifkan untuk Gzip Compression ataukah tidak.

GZip Compression Check

Jika belum diaktifkan anda bisa gunakan script .htaccess yaitu mod_deflate berikut untuk mengaktifkannya.

<IfModule mod_deflate.c>
# compress text, html, javascript, css, xml:
AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain
AddOutputFilterByType DEFLATE text/html
AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml
AddOutputFilterByType DEFLATE text/css
AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/javascript
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript
AddOutputFilterByType DEFLATE image/x-icon
</IfModule>

Atau anda bisa gunakan Fitur CPanel.

Jika situs anda terdapat CPanel maka untuk mengaktifkan Gzip Compression di CPanel akan lebih mudah daripada memasukkan script .htaccess tersebut.

  1. Masuk ke CPanel situs anda.
  2. Menuju ke bagian baris Software and Services.
  3. Buka Optimize Website.
  4. Lalu centang “Compress All Content”.
  5. Update Setting, selesai.

Plugin WordPress

Anda juga bisa gunakan plugin wordpress bernama Gzip Ninja Speed. Cukup install plugin tersebut, lalu buka pengaturan plugin tersebut dan centang “Enable” lalu klik Update. Selesai.

Melakukan Defer Parsing Javascript

Banyak alasan mengapa kita harus melakukan Defer Parsing Javascript, terutama di WordPress. Namun alasan paling utama dan paling sering dari tujuan untuk melakukan defer parsing javascript adalah masalah Kecepatan. Ya, Javascript pada umumnya akan melambankan loading situs, jadi jika kita membuka situs kadang loading akan tertahan dan tidak berjalan agar selesai, itu karena javascript seringkali memblokir loading situs sebelum javascript tersebut selesai di buka. Itulah kenapa defer parsing itu penting selain juga akan meningkatkan skor PageSpeed di GT Metrix namun di sisi loading page sangat terasa.

Javascript umumnya akan diletakkan di dalam tag HTML <head/> atau maksud saya yaitu terletak di antara setelah tag <head> hingga sebelum tag </head>. Nah karena letaknya ada di atas body, pastilah membuat loading page harus menunggu yang di area <head/> selesai terlebih dahulu. Di sinilah kerja defer parsing, agar loading lebih cepat.

Berikut langkah defer parsing.

  1. Menuju wp-admin, buka Appearance > Editor.
  2. Lalu pilih function.php (Themes Functions).
  3. Scroll down ke bawah sendiri lalu copy dan paste berikut.
    function defer_parsing_of_js ( $url ) {
    if ( FALSE === strpos( $url, '.js' ) ) return $url;
    if ( strpos( $url, 'jquery.js' ) ) return $url;
    return "$url.' async onload='myinit()";
    }
    add_filter( 'clean_url', 'defer_parsing_of_js', 11, 3 );
  4. Silahkan save, lalu check apakah di GT Metrix ada perubahan tidak di masalah Defer Parsing.

Jika tidak ada perubahan di status GT Metrix atau di pesan GT Metrix masih ada masalah yang disinggung soal Defer Parsing. Maka anda bisa mencoba cara kedua yaitu memasang plugin.

Plugin wordpress untuk Defer Parsing Javascript bernama WP deferred javaScript plugin tersebut hanya cukup anda install saja dan aktifkan plugin tersebut, maka defer javascript sudah berjalan. Silahkan cek situs anda di GT Metrix lagi.

Ada juga plugin lain dengan nama WP Defer Loading dengan fungsi yang sama saja, tinggal anda pilih mana yang baik.

Melakukan Kompresi Gambar

WP SmushGambar merupakah salah satu faktor yang membuat kebutuhan bandwidth menjadi lebih besar di website kita, mungkin bahkan yang paling besar untuk website kita sendiri. Karena gambar yang paling besar, umumnya nilai di GT Metrix untuk gambar adalah yang paling sulit. Karena beratnya ukuran file dan lama load gambar tersebut yang pasti berdampak pada loading halaman situs kita.

Untuk mengatasi ukuran file gambar yang berat, file gambar dalam wordpress bisa kita kompresi dengan plugin yang bernama WP Smush. Guna dari WP Smush ini dalah memangkas ukurang file dengan melakukan kompresi kualitas gambar, namun tidak sampai mengurangi kejernihan gambar. Jadi tetap aman untuk blog anda, karena tidak merusak gambar.

Cukup anda lakukan install plugin tersebut, terus menuju setting untuk plugin tersebut dan lakukan Bulk Smush Now juga jangan lupa untuk mencentang Smush images on upload.

Setelah anda selesai dengan WP Smush, anda belum selesai untuk meningkatkan skor GT Metrix anda. Sekarang anda install lagi plugin yang lain bernama Lazy Load berguna untuk membuat gambar akan ditampilkan saat terakhir saja. Jadi ketika halaman di load, maka seluruh tampilan akan di load, namun khusus gambar tidak akan di load kecuali user telah scroll ke area tersebut, barulah di load. Begitulah fungsinya. Ingat anda harus install Lazy Load agar PageSpeed anda meningkat banyak secara drastis.

Mengaktifkan Leverage Browser Caching

Leverage Browser Caching yaitu salah satu cara yang sangat penting karena untuk mempercepat akses website dengan memberikan cache pada browser. Yang dimaksud cache adalah suatu file atau data dari Website yang dimana bisa disimpan di harddisk pengunjung dan disimpan oleh browser dengan tujuan supaya ketika mengunjungi situs tersebut lagi maka tidak perlu memerlukan bandwidth yang sama banyaknya ketika pertama kali mengunjungi browser tersebut. Disitulah guna cache untuk menyimpan file atau data tampilan browser sehingga pengunjung bisa mengunjungi situs tersebut di kemudian waktu dengan lebih ringan.

Nah untuk fungsinya bisa kita masukkan ke dalam file .htaccess dengan menginputkan script berikut.

<IfModule mod_expires.c>
ExpiresActive On
ExpiresByType image/jpg "access 1 year"
ExpiresByType image/jpeg "access 1 year"
ExpiresByType image/gif "access 1 year"
ExpiresByType image/png "access 1 year"
ExpiresByType text/css "access 1 month"
ExpiresByType text/html "access 600 seconds"
ExpiresByType application/pdf "access 1 month"
ExpiresByType text/x-javascript "access plus 1 month"
ExpiresByType application/javascript "access plus 1 month"
ExpiresByType application/x-javascript "access plus 1 month"
ExpiresByType application/x-shockwave-flash "access 1 month"
ExpiresByType image/x-icon "access 1 year"
ExpiresDefault "access 1 month"
</IfModule>

Untuk pengaturan lama durasi cache tersebut tersimpan, bisa anda modifikasi sendiri sesuai kebutuhan ataupun standar yang paling baik untuk sebuah cache situs.

Optimasi Databse WordPress

WP-Optimize-PluginSalah satu kelemahan WordPress sendiri ialah manajemen database wordpress yang kurang efisien, jadi WordPress mencatat database dengan secara  apa adanya, yang dimana akan membuat beberapa area menjadi kosong atau longgar tidak rapi dan database tidak saling berjejer. Area kosong di sela-sela itulah yang membuat ruang menjadi sia-sia, menambah kapasitas file iya, namun tidak ada record di area tersebut, benar-benar sia-sia. Terutama jika ada orang iseng, area-area kosong tersebut bisa disisipkan data-data tertentu sehingga memanjakan penyusup.

Nah, untuk mencegahnya bisa kita gunakan plugin, mengapa plugin? Karena agar lebih otomatis dan efektif dalam melakukan tugas ini.

Kalian bisa install plugin bernama WP-Optimize berguna untuk menghapus, memperbaiki, merapikan database dari wordpress sendiri. Ibaratnya seperti disk defragment untuk Windows.

WP Optimize juga berfungsi untuk melakukan jadwal penghapusan databse tidak berguna. Menurut saya plugin ini sangat dibutuhkan oleh setiap blogger wordpress.

Tambahan

Sebagai tambahan agar file dalam situs kita lebih ringan, gunakanlah plugin wordpress bernama WP Minify Fix yang berfungsi untuk mengurangi ukuran file HTML dan Javascript agar lebih padat dan ringan.

Anda cukup install plugin tersebut lalu buka setting plugin tersebut dan langsung saja klik tombol Save and Flush.

Atau plugin yang sama juga bisa gunakan plugin bernama BWP Minify. Namun beberapa situs WordPress tidak cocok dengan plugin tersebut.

Terimakasih telah membaca artikel ini, jika ingin mengcopy paste artikel ini diharapkan untuk selalu memberi sumber referensi ke ATECMIND.COM. Karena berbagi yang baik adalah yang selalu menghargai pemilik aslinya. Terimakasih.
ATecMind – www.atecmind.com