Menu

[Solve] Linux GRUB Boot Menu Hilang Setelah Windows Update

Linux GRUB Boot Menu Hilang Setelah Windows Update – Windows 10 baru saja melakukan implementasi update Anniversary Edition, yang dimana memunculkan beberapa fitur yang signifikan sehingga merubah Windows 10 secara jelas. Beberapa user yang menggunakan dual-boot OS Distro Linux + Windows termasuk saya ada yang mengalami masalah boot menu GRUB menjadi hilang setelah update windows anniversary yang dimana gejala masalah ini adalah saat PC dihidupkan lalu masuk pertama kali adalah di bagian BIOS menu, nah setelah tampilan BIOS menu maka pada seharusnya ke tahap boot menu, namun karena masalah ini PC akan stuck di posisi antara setelah BIOS menu ke boot menu.

Terutama bagi saya, masalah ini cukup bisa disebut sebagai stress treatment karena segala perkerjaan saya ada di dalam Distro Linux tersebut, saya menggunakan distro Ubuntu. Pemakaian Windows 10 kebanyakan hanya untuk kepentingan bermain game, sedangkan urusan pekerjaan semua tersimpan di dalam Ubuntu saya. Jadi tidak heran mengapa problem ini cukup membuat panik karena Windows Update seakan-akan seperti menghapus Linux GRUB boot menu secara penuh.

Perlu diperjelas update Windows ini hanya membuat boot menu hilang, bukan Ubuntu yang hilang, karena meskupin anda tidak bisa masuk boot menu, namun ketika anda mencoba memasuki BIOS Configuration di bagian boot option masih terdapat pilihan untuk boot Ubuntu. Meskipun mencoba memasukinya melalui boot option, pada akhirnya Ubuntu tersebut tetap tidak bisa dimasuki, kondisi akan tetap menunjukkan stuck walaupun masuk tanpa melalui Linux GRUB boot menu.

Linux GRUB Boot Menu

Image from Wikimedia

Image from Wikimedia

Pada proses booting, program yang dijalankan pertama kali setelah BIOS selesai adalah GRUB (bila telah meng-install Linux). GRUB singkatan dari GRand Unified Bootloader, yaitu program kecil yang menampilkan pilihan sistem operasi pada saat proses booting sehingga nantinya dapat melakukan multiple boot. GRUB sangat berguna apabila kita menginstall lebih dari satu sistem operasi pada satu komputer, misalnya OS Microsoft Windows dan Distro Linux Ubuntu. Yang istilah kerennya adalah dual booting.

Bagaimana bisa terjadi?

Beberapa info yang saya temukan dikatakan bahwa update Windows sendiri yang menyebabkan masalah ini tidak hanya di Windows 10 Anniversary Update, namun juga beberapa ada di update sebelumnya bahkan di Windows 8 dan keatas juga.

Ketika Windows melakukan install update, Windows menganggap bahwa hanya terdapat satu OS yaitu Windows itu sendiri atau setidaknya mereka tidak menganggap adanya Linux. Yang karena hal tersebut, Windows menumpuk boot menu GRUB dengan Windows boot loader mereka, namun malah terjadi problem yang bikin stuck dan hanya blank screen tanpa adanya proses yang berlanjut.

The problem solver

Cara untuk mengembalikan Linux GRUB boot menu agar berjalan normal kembali setelah ada sedikit masalah di Update Windows yaitu dengan kembali menumpuk Linux GRUB boot menu ke Windows boot loader tadi.

Yang akan kita gunakan kali ini melalui command line ubuntu.

Bagaimana cara kita bisa masuk ke System Linux kita padahal kita sendiri gak bisa masuk karena stuck atau nyangkut?

Beberapa alat dan bahan untuk melakukan ini antara lain:

  1. Flash Disk atau CD Drive.
  2. Linux Distro Installer, atau dalam kasus ini saya menggunakan Ubuntu, maka siapkan Ubuntu Installer.

The solving steps

  1. Copy file installer ke flashdisk atau CD (Seperti saat kita akan melakukan install OS).
  2. Lakukan booting ke flashdisk atau CD tersebut.
  3. Setelah masuk akan muncul opsi untuk install Ubuntu, TAPI pilih TRY UBUNTU.
  4. Pada tahap ini seharusnya anda bisa masuk ke tampilan Ubuntu secara Live tanpa install terlebih dahulu.

Advanced steps

  1. Buka command line atau tekan Ctrl+Alt+T.
  2. Ketik perintah.
    sudo gparted
  3. Disana akan muncul daftar partisi yang ada di dalam hardisk. Silakan anda cari partisi untuk sistem dari Distro Linux tersebut. Pada umumnya partisi untuk Linux sendiri berformat ext1, ext2, ext3, ext4. Jika sudah ditemukan, silakan anda catat atau anda hapalkan alamat partisi tersebut yang biasanya bertuliskan /dev/sdXX berdasarkan bagaimana partisi tersebut tertulis.
  4. Sekarang mount partisi yang sudah ditemukan tersebut dengan perintah.
    sudo mount /dev/sdXX /mnt

    Silakan ganti sdXX sesuai dengan nomer partisi yang dituju.

  5. Jangan lupa juga untuk mount beberapa partisi penting lainnya dengan perintah berikut.
    for i in /sys /proc /run /dev; do sudo mount --bind "$i" "/mnt$i"; done
  6. PENTING, untuk installer OS modern ini kebanyakan menggunakan EFI mode, maka jika Distro Linux anda dahulu menginstallnya dengan mode EFI maka lakukan perintah berikut.
    sudo mount /dev/sdXY /mnt/boot/efi

    sdXY tersebut adalah untuk alamat partisi EFI, silakan anda lihat lagi di gparted tadi, cari partisi yang memiliki keterangan bertuliskan EFI.

Fixer steps

  1. Masuk ke root partisi OS anda dengan perintah berikut.
    sudo chroot /mnt

    Seharusnya setelah ini sudah masuk ke root dengan berubahnya nama di samping command line, yang berarti anda sudah tidak di sesi Live Ubuntu melainkan masuk di dalam OS yang sudah anda install.

  2. Lakukan perintah sederhana berikut untuk memperbaikinya. KONEKSI INTERNET diperlukan.
    update-grub
  3. Sebenarnya di step 2 sudah bisa memperbaiki masalah anda, namun jika ada pesan error ataupun tidak ada perubahan atau anda merasa tidak masalah untuk tetap mengikuti step 3 (arti: optional step) ini maka silakan anda lakukan saja untuk agar semakin yakin.
    grub-install /dev/sda

    lalu lakukan lagi perintah

    update-grub
  4. Jika semua sudah selesai silakan lakukan perintah untuk keluar dan coba reboot.
    exit
    sudo reboot

Selesai

Jika anda sudah mengikuti segala step yang ada dengan teliti dan urut, seharusnya masalah ini sudah selesai dan sudah normal kembali dan bisa masuk ke Linux GRUB boot menu yang sebelumnya hilang karena Windows Update.

Jika ternyata masih ada masalah yang didapat silakan bisa kita diskusikan di kolom komentar di bawah ini.

Terimakasih telah membaca artikel ini, jika ingin mengcopy paste artikel ini diharapkan untuk selalu memberi sumber referensi ke ATECMIND.COM. Karena berbagi yang baik adalah yang selalu menghargai pemilik aslinya. Terimakasih.
ATecMind – www.atecmind.com